Tampilkan postingan dengan label teknik fotografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teknik fotografi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 September 2011

teknik fotografi blur


Sebuah foto pada dasarnya dibagi menjadi dua bagian yaitu, Foreground dan Background. Foreground adalah bagian utama yang ada di suatu foto. Bagian ini berada paling dalam pada komposisi foto. Sedangkan Background adalah bagian latar yang berada paling belakang dalam komposisi foto. Fotografer (tukang foto baik amatir ataupun pro) harus dapat mengetahui dan menerapakan teknik yang dipakai untuk menambah daya tarik foto, maka dari itu kita harus jeli dalam penempatan Foreground dan Background
Istilah Blur bukan berarti semuanya tidak jelas lho. melainkan ada beberapa bagian foto yang ditegaskan dan dikaburkan. Jangan anda beranggapan bahwa melakukan teknik ini tidak melakukan focusing yang baik. Karena teknik mempertegas fokus pada objek adalah hal yang harus diperhatikan. Terkadang foto yang kabur memiliki nilai artistik yang lebih. Objek bergerak dibuat kabur dan background dibuat jelas. Teknik ini dapat digunakan jika kita ingin membuat suatu kesan dramatis dari suatu objek.
Cara mengahasilkan foto dengan teknik blurring adalah dengan menggunakan Shutter Speed yang rendah. Objek yang dibuat blur harus lebih cepat dari shutter speed yang telah kita set (maka sebelum Shutter Speed diset terlebih dahulu kenali objek yang akan anda blur). Pertama setting diagfragma (bukaan lensa) jangan buka-bukaan yang lain. Setting sesuai kebutuhan lalu lanjut dengan Shutter Speed. Titik fokus harus pada background foto. Jangan biarkan kamera anda bergerak. Alangkah lebih baik jika menggunakan tripod.
nih contoh foto blur (pake jepretan sendiri he he):

teknik fotografi panning

Jika blurring membuar objek bergerak kabur dengan mempertahankan background yang jelas, sedangkan Panning sebaliknya. Mempertahankan objek yang bergerang namun memblur backgroud, seolah-olah objek itu bergerak dengan cepat.
Foto panning dibuat dengan memperhatikan dua hal, yaitu kecepatan objek yang bergerak dan focusing yang tepat. Pertama lakukan dulu focusing terhadap objek yang dibuat tegas . Jangan lupa memperkirakan kecepatan objek. Aturlah Shutter Speed lebih rendah daripada gerakan objek , jika disamakan akan tercipta efek Freezing.
Setelah merasa benar-benar fokus dan sesuai, tekan tombol rana sambil gerakkan kamera mengikuti arah objek. Disini diperlukan kehati-hatian dan perhitungan yang matang. Kalau salah objek yang akan di tegaskan akan ikut blur. Kunci titik fokus pada objek yang akan anda buat tegas.
contoh foto panning :